Untuk Ibu

assalamu’alaykum, Ibu
aku tahu neraka sedang membara, dalam
batinmu tergambar lewat serak suara
dan gemetar jemarimu

tapi ibu, di luar sana
yang mencinta bergelantung
di atas pepohonan kokoh watakmu
menunggu tiupan napasmu, menggoyang
menjatuhkan mereka, mesra
ke genangan di pinggir jalan, usai
hujan di ujung november

dan aku akan selalu berdiri, dekat
mencari cara merasa hangat

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s