(hanya) sampai kolam susu

bukan lautan hanya kolam susu
berulang kali dimainkan lewat seruling seorang buta
yang entah mengapa tak meneruskan lagu itu ke bait selanjutnya
bukan lautan hanya kolam susu
hanya sampai kolam susu
sementara itu, kail dan jala menunggu
kapan nada yang membawa mereka
ikut mengalun indah dari seruling itu

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s