[ FF ] : Di Atas Kertas

“Ra, kemarin ibu ketemu mamanya Shita, lho. Katanya, Shita udah buka di Kembangan.”

“Oooh.” Raya tetap menatap layar komputernya dan mengetikkan deretan huruf-huruf.

“Kamu kapan?”

Raya menghentikan gerakan jarinya dan menghembuskan napas. Ia membuka kacamata dan memijiti kelopak matanya yang terasa panas. Sebentar kemudian, Raya sudah melanjutkan aktivitasnya lagi. Menatap layar komputer dan mengetik.

“Hei, ibu tanya ke kamu,” tegur ibunya.

“Oh, ya– Raya belum tahu, Bu.”

“Kok belum tahu?” tanya ibunya lagi, tak puas dengan jawaban Raya.

“Ibu udah tahu?” Raya menatap lurus ke mata sang ibu dan membuatnya terlihat kikuk.

“Hei, jangan begitu sama ibu. Kalau ibu tahu, ibu juga nggak akan tanya.”

“Raya pun sama. Raya akan bilang sama ibu kalau Raya sudah tahu.”

“Sama apanya? Ibu nggak ngerti.”

Raya mengambil binder dan mengeluarkan selembar kertas dari sana. Kertas itu terlipat rapi.

“Apa ini?”

“Ayo, ibu yang buka.”

Sang ibu menatap Raya ragu, kemudian membuka tiap lipatan pelan-pelan. Ketika kertas terbuka sepenuhnya, ia melihat sebaris tulisan di atasnya.

“Raya, ini–”


169 kata

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s