Namun tetap saja kusebut (dia)

Tentang…
Dia yang terbaca tanpa tertulis
Dia yang terdengar tanpa disenandung
Dia yang tertambat tanpa berlayar
Dia yang tersampaikan tanpa dikirim
Dia yang lantang dalam diam
Dia yang ketara dalam samar,
namun tetap saja kusebut dia…


Diketik sambil melototin sebuah kumcer karya tasaro g.k. berjudul sangat mirip

2 thoughts on “Namun tetap saja kusebut (dia)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s