antara jam tangan dan mega

aku melirikmu lagi, oh, jam tanganku
berdetak rapi dalam tiap geser jarummu
Tuan mickey mouse masih tersenyum
lebar sekali ala iklan pasta gigi.

entah apa maksudnya dengan senyum itu
benarkah kau ingin menyemangatiku?
atau meledek pipi yang merah bersemu?

kemudian di ujung sana ada pak satpam
yang tersenyum tapi mengawasi
kepala-kepala mereka yang tak lagi gundul
atau sepatu-sepatu yang tak hitam

aku melirikmu lagi, oh, jam tanganku
harusnya semenit lebih delapan detik lagi
maka ujung sepatu itu akan muncul

dan saatnya terjadi, bukannya berhenti.
deburan jantungku menggulung ke angkasa
seperti kepulan awan yang bergumpal
saat pesawat antariksa terbang ke ujung mega

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s