It’s true, but….

wanita 1: cari siapa bu?

wanita 2: saya ingin bertemu dengan bapak a

wanita 1: sudah janji sebelumnya?

wanita 2: saya sudah menghubungi beliau, tapi beliau tidak bisa datang dan menyarankan saya untuk bertemu dengan ibu b

wanita 1: mengenai apa tuh bu?

wanita 2: saya ingin memberikan cokelat ini untuk bapak a

wanita 1: cokelat apa?

wanita 2: ini adalah cokelat yang saya produksi sendiri. saya ingin beliau mencoba cokelat ini dan memberikan semacam endorsement mengenai cokelat ini. nanti endorsement beliau akan saya cantumkan di bungkus cokelatnya. saya berencana memproduksi cokelat ini lebih banyak lagi.

wanita 1: oh begitu, selama ini sudah terjual berapa banyak?

wanita 2: belum bu, tapi saya disarankan oleh rekan-rekan saya untuk memperbesar produksi cokelat ini karena rasanya sangat enak.

wanita 1: lalu, kalau belum pernah menjual siapa yang memberi modal untuk operasional produksi cokelatnya?

wanita 2: kebetulan saya masih punya modal untuk produksi

wanita 1: oh begitu. kapan targetnya produksi massal akan dilakukan?

wanita 2: kira-kira 2-3 hari lagi, bu.

wanita 1: wah, cepat sekali ya. beliau itu harus memberikan dalam waktu singkat. padahal cokelatnya baru diberikan sekarang. kalaupun mau meminta beliau untuk memberikan endorsement tanpa mencoba cokelat itu, tentu itu tidak baik. dan bisa dianggap kebohongan. saya sendiri tidak akan mengizinkan beliau untuk melakukannya. selain itu, saya juga harus ikut mencoba cokelat itu.

wanita 2: oh, begitu ya bu..

wanita 1: oh tentu. kalau hasilnya ternyata mengecewakan, nanti dengan apa ibu akan meneruskan produksi?

wanita 2: tentu saya akan memperluas kepemilikan dan menawarkan pihak lain untuk ikut memiliki usaha ini

wanita 1: siapa yang akan ditawari?

wanita 2: beberapa rekan saya sendiri dan bapak a. memang ada apa ya bu?

wanita 1: saya tentu harus mengetahui secara detail karena ini terkait dengan image bapak a dan perusahaan ini jika ikut memberikan modal pada sebuah udaha yang mungkin ikut dimiliki juga oleh beberapa pihak yang mungkin kurang sesuai dengan kami

wanita 2: oh, tentu saja saya akan sangat berhati-hati. saya tidak mungkin menawarkan kepemilikan usaha ini kepada pihak yang akan merusak citra saya, bapak a dan bahkan perusahaan anda.

wanita 1: iya saya paham. tetapi saya juga khawatir pemahaman ibu sendiri tentang hal itu masih kurang sesuai dengan pemahaman kami di sini. saran saya, tawari saja orang lain untuk menulis endorsement di produk ibu. mungkin baru lain kali ibu bisa menawari bapak a.

………….

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s