Hujan

Tetes hujan jatuh, satu-satu ke tanah

Merangkul tiap senti kasihku yang berdenyut

Bahkan saat ini, aku sudah merindukanmu

Berdoa untuk kepulanganmu

Kita akan berpisah

Di ujung musim hujan yang basah

Masa depan kita adalah kita

Tapi aku si bodoh yang gelisah

Tahun ini, berkali-kali lagi

Aku ingin melihat tetes hujan

Dari transjakarta yang kita naiki

Aku ingin ditemani berlari

Menembus badai di sore hari

Tetes hujan jatuh, satu-satu ke tanah

Merangkul tiap senti kasihku yang berdenyut

Ku ulurkan tanganku kepadanya

Mengharap tetes yang pernah kita sentuh bersama

2 thoughts on “Hujan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s